Ngantor dan Berbisnis

Photobucket

11.22.2008

Jam Masuk Anak Sekolah di DKI Lebih Pagi

Anak Sekolah mulai Januari 2009 masuk sekolah pukul 6.30 Kabar ini kontan membuat anakku yang SMA kelas 1 rada-rada yah begitulah mimik wajahnya. Bukan cuma dia sebenarnya yang jadi gerah dengan kebijakan Pemprov DKI ini. Saya yang kerja di wilayah Jakarta Pusat pun jadi mesti menyesuaikan jadwal dengan anak dan suami.
Pasalnya sejak Januari pun jadwal kerja karyawan swasta di Jakarta berbeda-beda sesuai wilayahnya. Kecuali untuk pegawai negeri jadwal kerja mereka tetap sebagaimana biasanya...duuuh kok untuk ngatasi kemacetan jadinya malah ribet begini.
Sepertinya tenaga ahli yang nganalisa biang kemacetan di Jakarta kurang profesional. Mobilitas anak sekolah dengan pekerja itu kan berbeda.
Coba aja kalo dilihat. Selama ini kemacetan lebih terkonsentrasi di pusat Jakarta dan pusat bisnis. Sedangkan mobilitas anak sekolah sudah bisa diketahui umumnya tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Selain itu pemberlakuan three in one selama ini juga tidak efektif. Buktinya saat jam-jam berangkat kerja amat banyak dan sepertinya semakin banyak ibu-ibu bawa anak kecil atau anak-anak muda yang berprofesi jockey three in one. Coba deh tengok di sepanjang jalan Pakubuwono, atau di depan Taman jl sungai sambas jakarta selatan. Begitu juga saat jam-jam pulang kerja...di dekat gedung Landmark sudah berjejer beberapa pemuda atau ibu-ibu yang menawarkan jasa jadi jockey three in one.
Yah...kalo mau ngatasi kemacetan dengan cara memebeda-bedakan jam kerja masuk atau keluar karyawan berdasarkan wilayah pun tetap tak akan mengatasi masalah deh.
Untuk karyawan yang tidak "mobile" mungkin ga masalah karena setibanya di kantor langsung duduk dan kerja. Tapi bagi karyawan yang harus banyak "mobile" jadinya malah ribet.
Lagipula untuk memberlakukan langsung di bulan Januari apa ga terlalu dipaksakan. Masalahnya setiap ada kebijakan mestinya kan ada sosialisasi dulu ke masyarakat.
Kebayang aja sih...anakku jadinya harus tidur lebih cepat dan bangun pun harus lebih awal...Masak iya habis shalat subuh langsung berangkat?! Trus kapan sarapannya? Buat yang rumahnya dekat sekolah tentu tak masalah. Begitu juga guru-guru pun tak semua rumahnya dekat sekolah lho.

9 komentar:

  1. sabar bu... permasalahan jakarta memang kompleks

    BalasHapus
  2. Bijaksana ndak ya?


    purwagilardhie
    http://jendelahati.net

    BalasHapus
  3. ibu yulia, terima kasih telah mengunjungi blog kami... membaca artikel posting ibu, saya pun menyesalkan pemerintah Jakarta dengan kebijakan yang benar-benar mengorbankan anak-anak. ...dan pastinya akan mengacaukan ritme ibu-ibu, terutama ibu yang bekerja.

    berharap pemda dan pemerintah pusat dapat menarik hikmah dari berulang kali kunjungan studi banding, kunjungan kerja dan lain-lain ke luar negeri... entah kapan ya bu, mereka dapat mempelajari sistem mass rapid transportation (MRT) di negeri ini

    tapi jangan putus asa, mari kita upayakan semua berjalan lebih baik

    BalasHapus
  4. Assalamualaikuum... wah ribet dengan jadual baru ya Bun... Kalau saya sudah terbiasa dengan jadual sepagi itu Bun... dua anak saya yang duduk di Sekolah Dasar sejak kelas satu masuknya pukul 06.30... ampek sekarang. Jadi pukul 06.15 harus sudah berangkat. Kalau yang TK pukul 9.00,... Jadinya, emang harus bangun pagii terus dan langsung aktivitas setelah subuh. Ga ada yang tidur lagi setelah subuh, karena kami punya jadual juga, setelah subuh ngaji bareng. Kami pilih waktu Subuh karena seharian, waktu anak-anak habis di sekolah dan pulang sekolah sudah capeek, dan masih mikirin PR-PR. Apalagi sekarang udah kelas 5 dan kelas 6, jadinya seharian penuuh di sekolahan. Pagi-pagi kayak pasar, mulai persiapan sarapan, bekal makan siang, perlengkapan sholat, yup.. kayak pindahan, terutama u yang cewek, kayak mo pindahan... Nt pulang sekolah setelah sholat Ashar...Belum lagi kalau ada perlengkapan tambahan untuk tugas sekolah, waah... makin banyak saja.
    Jadinya, saya bisa bernafas kadang ya setelah pukul 9. Itu pun masih ada yang kecil lo Bun, yang no 4 dan no.5.

    NB. Apalagi saya keras kepala juga nie, ga mau pake pembantu he..he...
    (see a little part of mine on http://na-alhusna.blogspot.com/2008/11/eight-random-things-of-me.htm)

    BalasHapus
  5. malam bunda, trimakasih ya udah singgah ke blogku..

    wah repot juga ya, kalo jam sekolah anak dimajukan :)tapi bagaimana ya...mau ga mau yaaaa harus tetap kita jalankan dengan lapang dada....:)

    BalasHapus
  6. Bu Yulia, terima kasih sudah mampir ke blog saya. Ibu hebat deh, sambil bekerja tapi masih bisa mengelola 3 blog. Salut...
    Iya nih kok pemerintah milih mengatasi kemacetan dengan mengorbankan anak sekolah ya, apa iya masalah terus bisa selesai?
    Kalau belum beres juga, kebijaksaan apa lagi yang bakal diambil ya?

    BalasHapus
  7. Bunda lagi ronda neh....salam knal yah bun....

    BalasHapus
  8. 1. kang bagya :...hehe...skor 1:1...sama-sama diuji sabar ya kang
    2. kang purwa : bijaksana? ...ya tergantung siapa yang menilai kang
    3. Na : iya nih...salut dgn Na. Saya jadi harus banyak belajar lagi nih dari Na. OK tks.
    4. rumahislami. tks perhatiannya
    5. belajar internet marketing : jadi malu nih Bunda..dipuji terlalu melangit
    6. annad'teepz : makasih perhatiannya..salam dari Bunda
    7. a-wein :kita berharap semoga semua berjalan lancar ya...tks
    8.berita soccer : tks perhatiannya..salam dr Bunda

    BalasHapus

sobat Bunda semua, terimakasih sudah bersedia meninggalkan komentar. Mau nyampein kritik juga boleh... Monggo tak perlu ragu-ragu.
Jika ada kekeliruan, mohon dimaafkan yaaa