Ngantor dan Berbisnis

Photobucket

12.06.2008

Berdakwah Lewat Sampah

foto by: neng ceprot
Think Globally, Act Locally. Begitulah keseharian Nursalam, yang sudah akrab menggeluti sampah sejak aktif di Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), 1982. Tak disangka kini Nursalam, 45, semakin dikenal orang berkat Kedai Daur Ulang Sampah.
Membangun kedai daur ulang semata-mata karena dia begitu peduli dengan soal sampah. Hehe..bukan sembarang sampah aja lho. Karena yang dilakukan Pak Nursalam khusus mengelola limbah kertas.
Di kedainya itulah orang bisa membeli berbagai produk hasil daur ulang dari sampah khusus kertas-kertas bekas dari berbagai perkantoran di Jakarta. Sebagian besar dari kertas, yang dibuatnya menjadi kertas daur ulang dan dibentuk menjadi kemasan kotak kado, tempat pinsil, wadah bingkisan (goodie-bag), kertas undangan hasil dari daur ulang dan masih banyak pernak pernik lain. Di rumah yang tak seberapa luas itu pula, Anda jika berminat bisa belajar pada lelaki beranak dua ini, Feby (12 tahun) dan Oby (8 tahun).
Pengolahan limbah kertas itu dilakukannya tanpa menggunakan bahan kimia. Jadi betul-betul alami. Contohnya salahsatu kemasan ada yang dipadupadankan dengan serat pelepah pisang. Hasilnya? Tentu saja jadi makin eksotik.
Diakuinya, apa yang dilakukannya kini bisa menghasilkan uang. Bahkan ia pun tak khawatir jika ada orang yang meniru jejaknya terjun ke bisnis ini. Pria yang sudah berhasil membuat sampah kertas ini menjadi sandaran hidupnya meyakini inilah pilihan hidupnya. Asal tahu saja, dari usaha ini dia sudah mampu menghidupi enam karyawan berikut keluarganya lho. Hebat khan.
Hayo siapa yang saat ini lagi down...bangkit lagi semangatnya yuk...
Semoga postingan ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda semua, oke...







6 komentar:

  1. Motivasi mantap nih.....
    Sampah aja masih bisa di daur, apalagi yg masih stngah pakai ya..,

    Salam KEnal Balik bunda...

    BalasHapus
  2. tokoh yang seperti Nursalam ini memang mesti banyak yang mencontoh... thanks bunda.

    BalasHapus
  3. Bu, bisa minta alamat dan no hape Pak Nursalam? Tolong ya....

    Thanks n_n!

    BalasHapus
  4. @ ifoel : terimakasih mas ifoel, salam kenal juga. smoga manfaat ya

    @ 1demi1 : i.allah semoga banyak yg bersedia mengikuti jejak beliau.

    @ mas koekoeh : i.allah saya usahakan mas. tolong dong kalau ada imelnya. terimakasih

    BalasHapus
  5. kedai daur ulang
    bapak nursalam
    Jl. Mampang Prapatan XI No. 3A, RT 007/01, Kel. Tegal Parang Jakarta Selatan kode pos 12790
    no kontak yg bisa dihubungi :
    (+62) 7900742,
    no HP : 0856 1515692

    alamat ini semoga bisa dikontak sama
    mas koekoeh

    BalasHapus
  6. Sampah tidak selalu membawa kejelekan.. bagi beberapa orang sangat menggantungkan hidupnya dari sampah...
    artikel bagus ne. semoga dapat memotivasi kita semuaa..

    semoga buat paka Nursalam sukses selalu dengan dakwahnya.. dan untuk
    bunda mau minta ijin ngopy artikel ini ke blog saya yaa?
    semoga kita selalu diberikan rahmat dan hidayah oleh Allah ta'ala...

    BalasHapus

sobat Bunda semua, terimakasih sudah bersedia meninggalkan komentar. Mau nyampein kritik juga boleh... Monggo tak perlu ragu-ragu.
Jika ada kekeliruan, mohon dimaafkan yaaa